Total Tayangan Halaman

Senin, 11 Oktober 2010

Perjalanan Ke Thailand Bangkok

Perjalanan Ke Thailand Bangkok (05/10/10)

HARI 01 : JAKARTA – BANGKOK  Tiba di kota BANGKOK (bingung juga ternyata yang menjemput kami hanya 1 mobil ckckckck....gimana klu nyokap gue sendirian disono bisa kalang kabut dia) sesampainya di hotel langusung naro barang bawaan trus kemudian kami ke SUAN LUM NIGHT BAZAAR - pasar malam terkenal di kota Bangkok.. mayan bro kaya pasar malam aja disana. Pulang kecapean terus langusung mandi n Bobo dah

 

HARI 02 : BANGKOK CITY TOUR - PATTAYA Pagi hari setelah santap pagi di hotel kami  mengunjungi CHAOPHRAYA RIVER CRUISE untuk melihat kehidupan penduduk setempat dan transportasi air yang digunakan, dilanjutkan dengan kunjungan ke WAT ARUN TEMPLE - keindahan pagoda marmer putih terindah di dunia. Makan siang di lokal restoran. Setelah itu mengunjungi RECLINING BUDDHA. Anda juga mempunyai kesempatan untuk mengunjungi GEMS GALLERY FACTORY, GOLDEN TRIANGLE BEE FARM OUTLET. Setibanya di kota PATTAYA Acara bebas. Daerahnya panas banget hampir sama kaya di Tanjung Priok mayan indah juga tapi wat gue lebih indah pantai Bangka n Bali deh


HARI 03 : PATTAYA FULL DAY CITY TOUR Santap pagi di hotel kemudian anda akan kami ajak untuk mengunjungi desa kebudayaan Thailand yaitu: NONGNOOCH VILLAGE disini kami menikmati wisata THAI CULTURAL INDOOR PERFOMANCE SHOW, ELEPHANTS SHOW dan di lanjutkan dengan kunjungan ke GEMS JEWELLRY FACTORY - merupakan pabrik permata terbesar di dunia. Santap siang di lokal restoran dilanjutkan dengan kunjungan ke LASER BUDDHA dan SILVER LAKE. Setelah acara tour berakhir kembali ke hotel


HARI 04 : PATTAYA - BANGKOK Kami mengunjungi PATTAYA FLOATING MARKET kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke BANGKOK DRIED FOOD disini kami membeli oleh-oleh khas kota Bangkok seperti: manisan, juhi bakar, keripik durian, dodol durian dll. Makan siang di lokal restoran. Setibanya di kota Bangkok  kami mengunjungi MARBOONKRONG SHOPPING MALL yang merupakan "Mangga Duanya" kota Bangkok (wuih.......disini nyokap, bokin sama adik gue pada lupa waktu, tuh pantat pada berakar kayanya saking murah-murahnya harga pakaian dan lain sebagainya) Setelah itu kami menuju ke hotel untuk beristirahat.

HARI 05 : BANGKOK - DEPARTURE Santap pagi di hotel, kemudian acara bebas sampai tiba saatnya kami menuju ke Bandar udara Suvarnabhumi pulang menuju rumah...... KANGEN JUGA AMA INDONESIAKU

Nb: Kalau anda ingin naik taksi disana usahakan anda selalu bawa kartu nama hotel anda untuk diberikan kepada sopir taksi agar dia tahu benar kemana harus mengantar anda 

Sewa Apartemen di Singapura

Menyusul postingan saya mengenai penginapan murah di Singapura disini, banyak sekali pengunjung blog saya yang menanyakan informasi mengenai sewa kamar jangka pendek (harian atau mingguan) di apartemen-apartemen di Singapura. Hal ini dikarenakan, secara umum, harga sewa kamar di apartemen seperti ini lebih murah dibandingkan menyewa kamar di hotel.
Biasanya, apartemen-apartemen tersebut dimiliki oleh individual (perorangan) dan bukan dimiliki oleh pengelola gedung. Hal ini berbeda dengan kamar hotel, yang dikelola oleh hotel yang bersangkutan. Salah satu apartemen yang paling banyak disewa oleh pengunjung dari Indonesia adalah apartemen Lucky Plaza. Apartemen yang terletak satu kompleks dengan pusat perbelanjaan Lucky Plaza ini terletak di jantung-nya Orchard Road, pusat belanja-nya Singapura. Selain itu, lokasi apartemennya juga tidak jauh dari Mount Elizabeth Hospital, sebuah rumah sakit yang terkenal sering dikunjungi oleh orang-orang Indonesia.
Banyak sekali unit-unit di apartemen Lucky Plaza tersebut dimiliki oleh orang Indonesia di Singapura. Kalaupun unit apartemen tersebut dimiliki oleh orang Singapura, biasanya mereka memiliki pembantu orang Indonesia yang ikut membantu mengelola unit apartemen tersebut. Selain itu, banyak sekali restoran-restoran Indonesia yang sekarang “bertebaran” di pusat perbelanjaan Lucky Plaza, seperti Ayam Penyet Ria, Kantin Aneka, Es Teler 77 dan Ayam Bakar Ojolali, membuat Lucky Plaza sudah serasa “dimiliki” oleh orang Indonesia (dan orang Filipina, tentu saja, mengingat juga banyak sekali kios-kios orang Filipina disana).
Biaya sewa satu kamar di unit-unit apartemen tersebut berkisar antara $60-$80. Kalau sedang musim rame seperti akhir tahun, harganya bisa melambung ke $100 atau lebih, sementara kalau lagi sepi, harga bisa turun ke $40 (tapi ini dua tahun yang lalu, sekarang mungkin udah susah nyari harga segitu). Ada dua tipe kamar: master bedroom dan common room. Master bedroom adalah kamar utama di unit apartemen tersebut, dan biasanya mempunyai kamar mandi sendiri di dalam. Sedangkan common room adalah kamar lainnya di unit apartemen tersebut, dan tidak mempunyai kamar mandi sendiri jadi harus sharing dengan orang lain yang menyewa common room lain di unit apartemen tersebut. Harga master bedroom tentu saja biasanya lebih mahal dibandingkan harga common room, biasanya terpaut $20-$30.
Saya baru saja mengumpulkan informasi mengenai daftar apartemen yang dimiliki oleh orang Indonesia (atau dimiliki oleh orang Singapura dengan pembantu orang Indonesia), yang bisa disewa harian berikut kontak-nya, tidak hanya di Lucky Plaza, tapi juga di daerah Orchard lainnya, di Chinatown, dan juga di daerah lain di Singapura. Informasi tersebut saya simpan di database wiki Indo-Sing, dan bisa diakses disini. Saya menyimpannya di wiki Indo-Sing, dan bukan di blog ini langsung, sehingga kalau ada tambahan atau perubahan, bisa dengan mudah saya update. Informasi tersebut saya dapat dari mailing list Indo-Sing dan juga dari blog komunitas IndoSing-Mums.
Semoga bermanfaat. :)

Tips Membeli Barang Elektronik dan IT di Singapura

Secara umum, harga barang elektronik (seperti iPod, kamera digital) dan peralatan IT (seperti komputer) impor di Singapura lebih murah dibandingkan di Indonesia. Hal ini karena pajak impor ke Singapura lebih murah dibandingkan ke Indonesia. Selain itu, Singapura juga merupakan hub pemasaran banyak produk-produk elektronik dan IT, sehingga banyak barang elektronik dan IT yang diimpor ke Indonesia melalui Singapura.
Ada dua tempat utama di Singapura dimana kita bisa mencari barang-barang elektronik dan IT: Sim Lim Square dan Funan the IT Mall. Disanalah kebanyakan toko-toko elektronik di Singapura berkumpul. Selain itu, barang-barang elektronik dan IT juga bisa dibeli di toko-toko seperti Courts, Best Denki, dan Harvey Norman yang banyak tersebar di seluruh pelosok Singapura.
Setiap barang elektronik dan IT mempunyai harga retail resmi (RRP - recommended retail price). Toko-toko di Funan the IT Mall, juga Courts, Best Denki dan Harvey Norman biasa menjual semua barang elektronik dan IT dengan harga RRP tersebut, kecuali jika toko-toko tersebut sedang mengadakan sale. Harga RRP di Singapura biasanya lebih murah dibandingkan harga RRP di Indonesia.
Berbeda dengan toko-toko tersebut, toko-toko di Sim Lim Square kadang bisa menjual harga barang elektronik dan IT lebih rendah dibandingkan harga RRP. Mirip lah seperti toko-toko di Glodok yang kadang bisa menjual harga barang dibawah harga RRP seperti yang dijual di Agis Superstore, misalnya. Bedanya, biasanya toko-toko di Sim Lim Square tidak menaruh tag harganya, jadi pembeli yang harus pintar-pintar menawar.
Salah satu tips untuk modal menawar di Sim Lim Square adalah dengan mengetahui harga resmi RRP dari barang yang bersangkutan. Jadi, sebelum datang ke Sim Lim, sebaiknya kita mendatangi dulu toko-toko seperti Courts dan Best Denki, dan survey dulu harga dari barang yang akan kita beli. Tentukan merk dan tipe dari barang yang akan kita beli, teliti spesifikasinya, dan cek harganya. Beberapa produk biasanya menyediakan aksesori tambahan yang sudah termasuk ke dalam harga resmi RRP, catat semua aksesori tersebut. Kadang, harga resmi RPP tersebut bisa kita cek di website Courts atau di website produk yang bersangkutan, misalnya website Sony Style untuk harga-harga produk Sony.
Berbekal informasi tersebut, baru kita mendatangi toko-toko di Sim Lim Square, dan mulai menawar dan mencari toko yang bisa memberikan harga termurah untuk produk yang kita inginkan. Beberapa tips:
  1. Jangan membeli merk atau tipe/model lain yang ditawarkan oleh pembeli, yang berbeda dari produk yang kita inginkan dan yang kita sudah survey, apalagi jika kita belum mengetahui harga resmi RRP dari tipe/model yang lain tersebut. Kalaupun kita ingin membeli tipe/model lain tersebut, survey dulu harga RRP-nya.
  2. Tanyakan apakah harga yang diberikan oleh penjual sudah termasuk GST (Goods and Services Tax) atau belum. Banyak penjual yang memberikan harga sebelum GST pada waktu tawar menawar, dan baru memberitahu kalau harga belum termasuk GST setelah pembeli menyetujui harga tersebut. Perlu diketahui bahwa harga RRP di toko-toko besar yang saya sebutkan tadi adalah sudah termasuk GST.
  3. Pastikan bahwa semua spesifikasinya sesuai, termasuk aksesori tambahannya. Banyak penjual yang memberikan harga murah dengan mengurangi beberapa aksesori tambahannya (yang seharusnya sudah termasuk dalam harga RRP-nya), dan dia kemudian menjual kembali aksesori tambahan tersebut secara terpisah.
  4. Usahakan agar emosi tetap terkendali dan jangan sampai terpengaruh, terutama pada saat tawar menawar. Jika ada penjual yang sampai kelihatan marah-marah pada saat menawar (tipikal Singaporean :P ), tinggalkan saja dan pindah ke toko yang lain.
Secara umum, Lucky Plaza adalah tempat yang paling harus dihindari jika Anda ingin “hunting” barang elektronik dan IT. Toko-toko disana sudah terkenal suka menipu pembeli, terutama pembeli yang datang dari luar negeri. Beberapa toko disana bahkan sudah masuk daftar blacklist Singapore Tourism Board. Jadi, datanglah ke Lucky Plaza untuk mencari kamar apartemen yang murah atau mencari restoran Indonesia di Singapura (seperti Ayam Penyet Ria, Kantin Aneka, Es Teler 77 dan Ayam Bakar Ojolali), tapi bukan untuk mencari barang elektronik dan IT. :)

Entri Populer