Total Tayangan Halaman

Kamis, 28 Oktober 2010

13 Bencana Alam Terbesar di Dunia



                Bumi sampai dengan saat ini sudah dalam keadaan bobrok / ibarat barang sudah berkarat. Kenapa bisa dibilang begitu? Ya, sudah bertubi-tubi bumi kita ini menerima cobaan dari Pemilik semua dunia ini. Berbagai bencana alam telah berkali-kali datang menerpa bumi yang tadinya nampak indah, sekarang tampak "kusut" diberbagai sudut. Tak ayal alam murka karena kita sebagai penghuni bukannya menjaga, tapi banyak yang menjadi perusak. Apakah anda mengetahui seberapa banyak bumi kita menerima cobaan bencana alam yang diberikan Sang Kuasa? Mungkin sudah tak terhitung lagi. Setiap bencana alam terjadi pasti banyak nyawa-nyawa yang melayang karena tak sempat menyelamatkan dirinya dari amukan alam ini. Seperti nyamuk saja kita terkena tamparan tangan langsung tak berdaya.

                Mungkinkah bencana alam yang lebih besar dari sebelumnya yang pernah terjadi akan mencoba kita kembali? Itu pasti. Apalagi kalau sudah datangnya hari penghabisan. Tak bakal ada jiwa yang mampu bersembunyi dari dahsyatnya bencana yang akan menyirnakan bumi beserta isinya.
Sekarang kalian akan diajak menengok beberapa kejadian dan seberapa dahsyatnya bencana-bencana yang telah mengguncang bumi beserta isinya ini :





* 1500 sebelum masehi : Di awali dari tahun sebelum masehi, yang manusia belum mengenal kecanggihan seperti saat ini, bumi telah menerima pukulan berupa Pulau Stroggli Mediterania yang terhempas. Sebuah tsunami menghapus kebudayaan Minoa, di sebuah area yang dikenal dengan nama Santorini, Plato menyebut situs tersebut sebagai kelenyapan Atlantis. Dapat dibayangkan hempasan air laut yang tingginya lebih dari 10 meter menghapus pulau ini sampai rata. Nyaris tak ada korban yang selamat dalam peristiwa mahadasyatnya pada waktu itu. Diperkirakan penyebabnya karena bergesernya lempengan dalam laut.




* Tahun 1138 : Bumi bergoyang di Allepo, Syria. Gempa dengan kekuatan 7.8 SR ini merenggut 230 ribu korban. Semua bangunan yang sudah permanen rubuh. Banyak juga tempat tinggal yang rata dengan tanah dan tertimbun pemiliknya. Korban-korban berjatuhan karena tak sempat keluar dari rumah mereka. Fenomena alam ini terdaftar dalam survei geologi Amerika Serikat sebagai gempa bumi paling mematikan dan paling mengerikan keempat sepanjang sejarah manusia dan tentu saja sejarah bagi warga Amerika Serikat.




* Tahun 1330-1351 : Wabah penyakit dari bakteri menyerang warga yang tinggal di benua biru Eropa. Pandemik penyakit yang disebabkan bakteri bernama Yersinia, telah membunuh 75 juta orang, menghapus 30% hingga 60% populasi Eropa. Sungguh fantastis angka yang dicapai pada kematian yang hanya disebabkan oleh bakteri. Tetapi menurut kabar, penyakit ini memang mematikan. Apabila bakteri telah menyerang pada tubuh seseorang, dapat "dipastikan" dia tidak akan selamat dari kesembuhannya. Bakteri ini musnah seiring ditemukannya obat guna membunuh bakteri-bakteri ini. Dengan begitu peristiwa ini dikenal dengan sebutan The Black Death atau Bubonic Plague. 




* Tahun 1556 : Tahun 1556 menjadi memori tak kan terlupakan bagi warga Cina khusunya. Karena pada tehun ini, Cina diguncang gempa terhebat yang pernah ada. Ini terjadi didaerah Shannzi. Gempa Shannzi China, gempa bumi telah mengambil 830 ribu nyawa. Tidak ada seorang pun mengetahui kedatangannya yang tiba-tiba dan sedikit yang selamat dari guncangan seismik tersebut. Dipastikan tak ada bangunan yang berdiri kokoh didaerah itu. Semua roboh karena gempa yang datang secara mendadak itu. Ini dicatat dalam buku history Cina.



* Tahun 1737 : Bagaimana bayangan anda apabila angin sebesar itu menerpa kita. Semua pasti akan tersapu bersih olehnya. Ini yang terjadi pada tahun 1737. Calcutta, India tepatnya telah membukukan fenomena angin ini. Dugaan angin puing beliung ini telah membunuh 300 ribu jiwa yang dilintasi oleh angin. Analisis awal mengatakan karena gempa, namun ilmuwan lebih bersandar dan yakin pada angin puting beliung. Angin ini sendiri berjalan sejauh 90 km dengan kecepatan putaran yang tak dapat dianalisis karena saking cepatnya putaran angin ini. Semua daerah yang dilewati angin mengerikan ini rata dan juga juwa-jiwa melayang.




* Tahun 1815 : Kali ini giliran negara Indonesia yang mencatatkan pada sejarah bencana alam terhebat. Ya, pada tahun 1815 Gunung Tambora yang terletak di pulau Sumbawa meletus dengan dahsyatnya. Gunung berapi ini meletupkan lahar panas dan membakar 80 ribu orang. Selain telah menghabisi nyawa warga Indonesia, meletusnya Tambora juga menimbulkan kelaparan luar biasa. Tak ada bahan makanan yang dapat dimakan didaerah sekitar bekas letusan. Karena tanah telah "gundul" tak bersisa. Tumbuh-tumbuhan dan pepohonan pun juga habis dilahap lahar yang mengalir dari mulut Tambora. Letupan ini merupakan terdahsyat yang pernah dialami Indonesia. Dan kemudian disusul dengan meletusnya Krakatau yang memisahkan pulau Jawa dan Sumatera.



* Tahun 1931 : Hulu sungai pada tahun ini telah dapat memakan banyak korban. Luapan sungai Kuning ( Huang He ) di Cina, menyebarkan kesakitan luar biasa bagi 1 juta hingga 3,7 juta nyawa melalui peristiwa penenggelaman, penyakit, kelaparan dan banjir. Sungai tersebut tercatat juga pernah menimbulkan katastrofi pada tahun 1887, dengan jumlah korban jiwa hampir sama. Sungai Kuning memang pada sebelumnya juga telah diketahui para warga karena rawan tarjadinya banjir karena apabila hujan turun pastilah Sungai Kuning akan meluap. Ternyata orang yang mengkosumsi air dari sungai kuning ini juga mempunyai dampak. Banyak orang yang menderita sakit kemudian meninggal setelah mengkonsumsi air dari sungi kuning itu. Dimungkinkan banyak bakteri mematikan yang terkandung didalamnya.




* Tahun 1976 : Cina menjadi langganan kedua yang dilanda bencana alam gempa setelah Indonesia yang rawan gempa. Pada tehun ini Cina kembali berguncang dengan hebatnya. Gempa ini terjadi didaerah Changsa, Cina. Gempa bumi Changsa di China menggema sebesar 8 skala magnitudo, merampas jiwa manusia tidak berdosa antara 225 ribu hingga 655 ribu orang. Pada saat terjadi para warga Changsa sibuk dengan kesibukannya masing-masing dan tiba-tiba gempa terjadi. Seketika semua menjadi luluh lantak. Kejadian ini menjadi memori yang sangat berarti bagi warga Changsa. Setiap event apapun, pasti warga Changsa wajib mengheningkan cipta demi mengenang para korban gempa Changsa pada tahun 1976.




* Tahun 1985 : Kali ini giliran benua Amerika yang menangis. Gunung Nevado yang terletak di Kolombia meletup mengeluarkan isi didalamnya. Letusan itu terdengar begitu keras sampai terasa bergetar seperti gempa. Letusan gunung Nevado del Ruiz di Kolombia membunuh 25 ribu manusia, sebagian besar terperangkap dalam aliran lahar dan lumpur ganas. Sungguh malang nasib para korban. Terperangkap diantar aliran lahar tentu sangat menyiksa. Karena kemungkinan dapat selamat kecil. Apalagi lahar yang dikeluarkan Nevado begitu deras. Tak dapat orang berlari dalam keadaan terperangkap.





* Tahun 1992 :  Walaupun badai angin ini tak sampai memakan banyak korban, tapi angin topan yang disebut angin topan Andrew ini memakan banyak kerusakan. Angin topan Andrew meskipun hanya mengambil nyawa 26 orang tetapi kerusakan properti ditaksir mencapai US$25 miliar (Rp 233,4 triliun). Angin topan ini memang sempat dapat dihindari oleh warga sekitar sehingga angka kematian akibat disaster ini tak banyak. Angin topan Andrew ini dijuluki sebagai bencana alam termahal dalam sejarah Amerika Serikat sepanjang waktu karena telah memakan banyak rumah beserta isinya.





* 26 Desember 2004 : Untuk sebagian warga Asia tentu saja tak akan melupakan tanggal 26 Desember 2004. Saat itu lautan Hindia menjadi pusat gempa berkekuatan 9,3 skala magnitudo dan memicu tsunami Sumatera, Singapura, India dan sekitarnya. Tsunami terjadi pada pukul 08.00 pagi waktu setempat. Dan berlangsung begitu cepat. Kejadian itu terjadi selama kurang lebih 2 jam. Di mana diperkirakan sebanyak 225 ribu orang menjadi korban. Indonesia menjadi salah satu korban terbanyak Tsunami Aceh. Pada akhir tahun ini Indonesia menjadi tahun penuh rintih. Banyak wilayah di belahan bumi lain yang juga mengalami dampak karena peristiwa tersebut.




* 8 Oktober 2005 : Asia kembali menangis pada tahun 2005. Gempa kembali hadir dibumi ini. Kini giliran Pakistan yang dikunjungi gempa. Gempa itu sendiri berkekuatan 7,6 magnitudo. Tentulah sangat terasa getaranya. Akibat gempa ini, Pakistan merenggut nyawa lebih dari 40 ribu manusia. Kerusakan hebat disebabkan oleh pusat tumbukan di patahan dangkal. Banyak orang-orang yang kehilangan para sanak keluarganya akibat ikut tertindih jatuhnya bangunan. Banyak juga anak-anak yang menjadi yatim piatu karena kehilangan orang tua mereka. Sungguh mengenaskan sekali.




* May 2008 : Lagi-lagi Asia menjerit. Memang Asia adalah daerah rawan yang sering terjadi banyak bencana alam. Pada tahun 2008 kemarin masih terekam jelas, angin puyuh menyambangi negara Myanmar. Angin puyuh yang disebut Angin Puyuh Nargis ini membunuh 140 ribu orang lebih. Korban terperangkap dalam kejaran pusaran, dan tidak mampu lari lebih jauh. Angin puyuh ini sanggup mengubur penduduk di lahan pertanian. Sungguh sangat mengerikan. Karena kejadian ini, ditaksir Myanmar mengalami kerugian yang cukup besar. Sebagian daerah yang dilewati disaster ini tersapu bersih hanya tampak tanah saja.

                Itulah 13 Fenomena yang pernah terjadi didunia ini yang terhebat dan merusak merempeli bumi dikit demi sedikit. Lalu apakah masih ada bencana alam diluar sana yang lebih mengerikan lagi? Tentu saja ada banyak lagi. Dan apakah kejadian-kejadian diatas dapat terulang lagi? Semoga Tuhan tak lagi memberikan cobaan berat lagi bagi kita penghuni bumi. Untuk itu, pesan dari setiap bencana yanf terjadi adalah jagalah bumi ini beserta keindahannya, janganlah rusak. Apabila dirusak, maka Sang Pencipta akan murka tentunya.
Semoga kita semua tetap pada lindungan-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer